Sunday, September 20, 2009

Panic at The Cinema

Hahaha udah lama deh ngga ngupdate nih blog dengan benar -____-.
Jadi kali ini, gue bakal cerita tentang gempa beberapa saat lalu.

Waktu itu, pada siang hari yang cerah, saya dan Zargit ke PIM untuk melakukan hal nista di bulan puasa, yaitu makan siang-siang dan nonton bioskop, berhubung kita lagi berhalangan puasa hahaha. Kita udah membayangkan dengan detail, nonton Orphan, lalu makan mie di Chopstix seperti makhluk berlumuran lumpur dosa, betapa nistanya hidup.

Setelah kita pulang sekolah, kita pun terbang ke PIM dan memasuki bioskop, lalu kami pun mulai menonton Orphan. Awalnya kita udah disuguhin yang serem-serem, dan gue pun merasa suasana mulai surealistik, seakan tidak seharusnya kita disini. Gue dan Zargit makan-makan sementara yang lain lagi puasa, besok ada ulangan matematika dan kesombongan meliputi seluruh selaput hati (GAHGAH BAHASANYA) darah bertumpahan di layar, dan.... semuanya goyang kanan kiri.

Akhirnya ada orang yang bilang "Gempa ya?". Tanpa basa-basi, seluruh komponen kehidupan yang bersemayam di bioskop keluar, dan untungnya gue ada di barisan ketiga dari pintu bioskop, popcorn saya tinggal karena saya sudah panik.

Isi pikiran gue
1. SAYANG WOOOOOOI ORPHAN 25 REBO DITINGGALIIIIIIN BARU NONTON 10 MENIT NIH!
2. Ikut mainstream aja ah ikut keluar bioskop. Lagian di dalem bioskop nonton Orphan sendiri kan teyem wiiiiiiw ga gaholz (ini jiji).
3. Gue belom pernah megang mata orang, mecahin LCD, punya pacar, kalo mokad beneran gimana )''''': ? Iya, gue tau sedihnya salah.

Orang-orang gruntel-gruntel di pintu bioskop kayak wanita uzur berebut daun muda, banyak terdengar teriakan histeris dan langkah kaki, dan.... HAPE GUA KETINGGALAN WOIIII. Zargit yang masih setia sama nachosnya gue titipin tas gue dan gue dengan heroik masuk kembali dalam studio. Terus gue ngeliat bb gue dancing-dancing di korsi bioskop, tenonet jatoh deh abis itu. Terus ada orang yang ngambil, dan dia nanya, ini hp siapa? Terus gue dateng dengan melankolis, dan bilang, "Itu hape saya.... makasih, sekali lagi makasih" (nada terharu). Dan orang di belakang tereak "CEPETAN WOY!".

Gue sama Zargit pun keluar dari 21, dan kita liat di eskalator padet cuyyyy, bayangin aja orang-orang itu bahan kue dan eskalatornya tatakannya (ga gitu juga sih). Mas-mas penjaga toko pun banyak yang keluar. Akhirnya Zargit pun berbaik hati nganterin gue pulang ke rumah, dengan alasan "Kalo abis ini ada gempa susulan terus PIM runtuh terus kamu ketiban gimana?"

Akhirnya gue pun nyampe rumah, adek gue nyamperin gue, "TADI GEMPA KAAAAAAAK". Terus dia cerita kayak, "Iyaloh kak! Aku ngerasa gempa langsung ke kolam renang siapatau ada yang seru terus aku liat kolam renangnya airnya berombak keluar-keluar wau gaul!". Seperti biasa, gue speechless. Bokap gue konon lagi di lantai 31, dan pasti itu kerasa banget gempanya. Dan kayaknya ini teguran dari atas sana agar gue dan Zargit kembali belajar matematika.

Dan semoga di korban-korban gempa di Tasik cepet pulih kembali yaa.

Friday, September 11, 2009

The Other Moi

Seperti yang kalian tahu, blog ini adalah safari kenistaan hahaha. Jadi, gue masih ada tumblr. Silahkan dibuka :

http://thewhitewaterfall.tumblr.com/

(mungkin) kedepannya tumblr ini lebih ngga nista

Saturday, August 29, 2009

Pacarku Tersayang :)

Enggalah. Bokis judulnya. Ini namanya mencari sensasi demi mencapai popularitas, kata bu guru itu tidak baik. Nah oke, jadi tau kan yang namanya omegle? Yang chatting sama stranger itu loh. Pertamanya gue ngga tertarik, tapi lama-lama seru juga ternyata, gedek-gedek gimana gitu deh. Jadi ini gue postin beberapa yang seru-seru. Gue tau yang dipostin disini semuanya freak, tapi kalo ngga aneh ngapain dipost hahahaha. Terus maklumin gue. Itu waktu gue malem-malem banyak pikiran dan tersesat di dunia internet bahaha.

1. Jijik
You: hello
Stranger: do want see my cock?
You: why hello, i'm a gay 35 years old guy who lieks lively and horny young boys like you <3.>
Stranger: ohhhhhh yeahhhhhhhhhhhhhhh

2. Gitgut
You: GITA GUTAWA
You: DO YOU KNOW GITA GUTAWA???????????
Stranger : 직비gutawa?

3. Es Krim
You: hi
Stranger: I like lolly pops o.o
You: i like ice cream
Stranger: I like spreading ice cream on my balls and letting my dog lick it off.
You: whoaaa that's freak wahahaaha
Stranger: That's freaky? Wait 'til you hear what I do with the peanut butter...
You: lol what do you do with it?
Stranger: I spread it all over my anus and sometimes his tongue slides in my ass.
You: oh my hahahahaha
Stranger: Do you... have any peanut butter?
You: i don't like peanut butter, i like chocolate sprinkles more
Stranger: Even better. The sprinkles make the crusty feaces attatched to my ass hairs less noticable.
You: wooooow very cooooolllll

4. Errrr...
Stranger: hey im 17 male from australia and im looking for a girl for cybersex
You: LOL WUT IS DIS WAT DEY SAY LIEK CHEEZBERGER

5. MJ
Stranger: A wild Micheal Jackson has appeared!
You: wooooooooooooow
You: whereeee?
Stranger: A wild Micheal Jackson uses moonwalk
You: kyooooooooooooooooooooooooot
Stranger: you are now confused
You: hahahaahakhaajaha
Stranger: A wild Micheal Jackson uses sagetory rape
You: uoh rapeee
You: I HAS RAEP YER DOG
Stranger: oh my..
Stranger: that's odd
You: YASH
Stranger: A wild Micheal Jackson retailiated
Stranger: A wild Micheal Jackson uses MORPH
You: WUT IS MORPH?
You: IZ HE KINDAFF CAT????
Stranger: A wild Micheal Jackson has now morphed into an alienfaced nolifer
You: LOL Y
Stranger: A wild Micheal Jackson died
You: AND HE MOONWALKS IN THE SUN
Stranger: you killed him
You: ITS SUNWALKKKK
Stranger: how could you >:(
You: NO IM NOT
Stranger: yah you did
Stranger: with your capslock
You: lol mahahaha
Stranger: he couldn't breathe D:
You: arrrrrrrrr poor mjjj

Terus gue ketemu sama anak korea gitu, baik deh. Sempet juga gue mengawali 10 conversation dengan kata "cinta laura", yang mengundang berbagai reaksi. Ada juga sampe add-addan fb wahahaha. Pokoknya kalo bosen lumayan reccomended lah nyoba omegle.

Friday, August 21, 2009

Frik-jijik-kaco

#1

Ichi bosan dirumah, ingin makan enak. jadilah ia menelpon kfc dengan telepon rumah yang baru ganti

Mbak-mbak KFC (MMK): Ya, ada yang bisa saya bantu?
Ichi : Mau mesen ayam mbak
MMK : Sebelumnya bisa diminta dulu keterangannya? Nama mbak siapa? (dan pertanyaan lainnya)
Ichi : Nama Marsha, Rumah disini, rt rw disono, nomor hape....
putus

Ichi : (nelpon lagi)
MMK: Ada yang bi--------
putus

Ichi: (NELPON LAGI)
Ichi: MARSHA PAHA ATAS CRISPY NOMER HAPE 1923891283190283091283~ (high speed, emosi)
MMK : A----
putus

Dan akhirnya ayam dianter CUMA 10 MENITAN BOK ckckck gaul abis

#2
Icon_lock#makan #makan #makan #makan #makan #makan #makan #makan #makan #makan #makan #makan #makan #makan #makan #makan #makan #makan #makan #makan

#3

Oh, dewiku. Wajahmu. Setiap inci kulitmu, betapa angin menyisir satu-persatu helai rambutmu, raut bibir indahmu yang ingin kukecup, gemerlap matamu, mengandung sejuta batu mulia. Kau ekstasi pribadiku dari tuhan, hanya untukku. Langit senja ini bersenandung, kusapu ia dengan warna cintaku, dan kau sebagai mataharinya. Bila dapat kuraba perasaan cintaku, dan kuberi serpihan-serpihannya padamu, betapa panjangnya hasrat bagai fragmen garis pantai ini. Semenanjung cinta, pelukan hasrat, kurasakan jemariku membingkai wajahmu, manis, oh manis. Bahkan cara rambutmu jatuh dari ikatan mempersilahkan detakan hati yang lebih cepat, lebih menggoda. Dan bayangan kita berdua menyatu menuju senja...

Kalo gue kehabisan ide posting gua ngepost ginian aja gapapa ya (minta digampar)

Monday, April 13, 2009

Kengerian Lelembut

Setelah lama tak bersua, saya menyapa kalian lagi. Kabar saya? Naik kelas dan bahagia. Untunglah. Kali ini, saya akan membahas kengerian.

Jadi, saya ini memang cukup akrab dengan hal yang mistis-mistis. Alasannya? Cukup banyak. Mari kita telusuri satu-satu.

Tempat tinggal gue. Gue tinggal di tanah kusir, yang you know lah, deket sama TPU Tanah Kusir, yang (tentu saja) selalu gue bangga-banggakan. Jadi gue kalo pulang ke rumah tralalaaa ada pemandangan kuburan yang luas cuy, apalagi kalo pulangnya dari bintaro, mantap abis gan.

Menuju rumah gue pun ada rel kereta api, yang kalo naik sikap penumpangnya brutal gile, naik ke atas lah, dan kawan-kawan. Terkadang, ada satu-dua jatuh dari sana dan udah deh, yang di dalem kepala itu keluar keluar menjulur bagai cicang bercinta digarami sambal yii ngeri. Orang gilanya pun juga fantastis dan merenggut hati. Ada yang besar telanjang tidur di tengah jalan telentang di jalan setelah kereta. Bombastis.

Di dekat sana ada.. Taman Teletubbies, yang sebenernya itu cuma nama gaul, nama aslinya cina gitu deh. Gue pernah main-main ke sana sama adek gue pas maghrib, dan gue tersesat ke arah menuju kuburan, dan terdengar suara manggil-manggil gue dari kuburan. Kontan gue merasa ngeri, dan kabur lah tentu saja.

Dan masuklah kita ke rumah gue. Sekarang, di depan komputer tempat gue berada, terpampanglah semacam jahitan bergambar lukisan gue, yang sebenernya gue ga yakin itu bener-bener gue karena rambutnya coklat dan blue eyes , dengan baju ala tuan putri, yang NGERI ABIS. Eh ngga deng, disebelahnya ada gambar sejenis dimana adek gue sedang kencing soanya hahaha.

Di depan gue juga ada tangga, yang kalo malem-malem gue ol gue cuma bisa geleng-geleng kepala kalo ada yang turun. Dan suatu malam, gue lagi enak-enak online, di sebelah gue ada suara PLEK keras abis. Gue frustrasi, gue ilang 3/4 nyawa. Gue. Udah. Mau. Pingsan. Ternyata, ITU ANAK KUCING JATOH DARI ATAS, dan masih seneng-seneng aja tuh dia. Gedek parah.

Dan pada zaman dahulu kala, gue tinggal di kamar atas, ujung, terpencil, dan interiornya... sangat klasik. Salah satu kisah yang paling gue inget, waktu umur 5 tahunan gue pernah pulang dari puncak dan demam tinggi, tidurlah gue di situ. Dan gue mimpi ngeliat tumpukan mayat banyak banget, banyak banget. Kontan gue takut dan langsung mau lari keluar, tapi dijagain sesuatu-mirip-pocong gitu deh. Dan gue AKHIRNYA berhasil keluar, nangis-nangis, pas gue balik, keadaan tenang. Agaknya gue belom diterima di kamar itu.

Dan terpaksa, waktu demi waktu gue lewati di kamar itu. Terkadang malam-malam terdengar suara semprotan air di kamar mandi. Terkadang juga terdengar suara gradak gruduk di balkon. Dan salah satu om gue yang tiduran di kamar itu.. ngerasa diteken pas tidur. Dan ini juga terjadi pada sodara-sodara gue yang lain. Namun, suatu saat, gue sedang lelah dan lampu mati. Gue mengeluh, and guess what? TV DAN AC TIBA-TIBA NYALA. Ini jackpot. gue memaksa otak 7 tahun gue berpikir logis, tapi ga bisa. Dan kayaknya si dia pun mulai menerima gue. Setiap kali gue kedinginan, terasa kehangatan menyelimuti gue. Dan kejadian di mana gue kepanasan lalu tiba-tiba angin dingin datang jadi biasa. Agaknya. Gue. Berteman. Dengannya. SAKIT JIWA.

Dan sekarang gue pindah ke kamar gue sekarang, yang gue dapatkan dengan menginvasi lalu mengambil alih teritori adek gue. Malam-malam pertama gue masih tidur dengan adek dan si mbak. Dan gue terbangun sebentar, kayaknya tengah malem gitu deh, dan ndes ndes ndestak terdengar LAGU DANGDUT keras banget, tapi entah mengapa dipenuhi kengerian. Gue spontan baca ayat-ayat yang gue inget. Seiring gue baca ayat-ayat itu, suara dangdut semakin menghilang, dan ketika gue berhenti baca, suaranya membesar lagi. Dan hal itu berulang-ulang, oh maaan, gue sakit jiwa abis itu.

Dan tahun berlalu, waktu gue mau lulus smp, nyokap gue mengkontaminasi kamar gue dengan atribut-atribut klasik nan ngeri dan feminin, yang menambah kehororan. Suatu saat, gue terbangun dari tidur gue, dan yang gue lihat hanyalah hitam pekat. Gue liat ke depan. Di situ ada muka putih kebiruan bulet matanya item semua. JIWA GUE LANGSUNG TERGANGGU. Gue pengen nangis, pengen pingsan aja. Tapi kalo gue pingsan, nanti gue dibawa ke dunia lain, gimana dong? Akhirnya gue mentemplengkan kepala gue ke samping, dan bayangan di depan ikut. Ternyata, itu gue di kaca deng, KETIPU GUE HAHAHA. Ternyata saat itu mati lampu dan emang mata gue minus. Goblok maksimum.

Dan nggak cuma rumah gue yang seram, rumah nenek gue juga. Pada suatu saat maghrib dan gue males shalat, gue duduk-duduk di depan tv, dan gue ngeliat ke balkon atas. Disitu gue ngeliat bayangan cewek berambut panjaaaang abis, jalan cepet parah, dan berhenti sejenak, ngadep ke gue, terus jalan lagi ke tempat buntu. Gue baru inget, GA ADA PENGHUNI RUMAH NENEK GUE YANG BERAMBUT PANJANG. Gue lari ke mbak gue yang di sana, dan gue nanya soal penghuni-berambut-panjang-itu. Dan ia menjawab, "Ah itu kayaknya biasa lah, semacem lelembut, jangan ganggu-ganggu ya hahaha!" dengan nyante. Begitu juga dengan villa grandparents gue yang di bandung, itu sering muncul suara-suara aneh dan bayangan misterius. Agaknya ga ada yang bener.

Jangan lupa keluarga gue, yang mempunyai sejarah yang cukup mistis. Nyokap gue, yang masih awet muda itu katanya pernah nyasar di kuburan semaleman waktu kecil dan semenjak itu bisa melihat yang macam-macam. Dan beliau melahirkan gue sungsang, dan konon anak-anak yang lahir sungsang.. punya kemampuan berkomunikasi dengan alam lain. Lalu gue mengingat masa lalu gue saat TK di purwokerto, dimana konon kata orang-orang "pinter" disana, GUE AHLI BERKOMUNIKASI DENGAN JIN.

Untungnya, sekarang kemampuan gue menumpul, dan gue masih percaya kok ada dunia lain itu, tapi kalo ditanya apakah gue masih mau melihat dengan jelas, gue akan menjawab OBVIOUSLY NOT. Dan satu lagi, gue masih berpikir apakah para lelembut itu bisa melakukan pertukaran tempat? Seperti lelembut Jepang tapi ada di Thailand. Itu adalah misteri.

DOAIN GUE GA MIMPI SEREM MALEM INI YA SEMUANYA

Tuesday, February 3, 2009

Second and Third Day at Jogja

Hari pun berlanjut, dan kita bangun pagi. Terus kita ke Fakultas Kedokteran UGM dan nontonin video seorang ibu melahirkan anaknya. Banyak hal yang membuat gue terkagum-kagum di video itu tapi untuk ngedeskripsiinya... agak-agak susah. Setelah itu kita ngeliat museum awetan manusia dan bagian paling interesting adalah... awetan-awetan bayi. Ada yang kembar siam, kayak anak ikan (ini sebenernya nggak asli sih), dan gue kasian sama mereka -___-.

Setelah itu kita mbelesit ke Madukismo, the speech was reallyyy boring. Dan perjalanan ke pabriknya pake kereta super lemot. Luarnya kebuka gitu dan wow rasanya kayak kita dipamerin di jalanan. Pabriknya diliat dari luar... Kayak rumah hantu.

Dan kita pun jalan-jalan di dalem pabriknya, itu rasanya kayak kita pengikut ajaran gaib gelap yang sedang mengikuti perjalanan suci . Semuanya berbondong-bondong berjalan menuju cahaya suci bagaikan cacing uget-uget happy yang digaremin royco. Terus liat kanan-kiri ada orang bawa-bawa gergaji bercahaya biru-biru. Gue bisa membayangkan setting film thriller di sini, seriously. Setelah itu ke pabrik gula, it smells awesome. Lantainya kayak dipasang-pasang gitu dan nampak gampang lepas. Setelah keluar gue merasa hidup kembali. Ahhh.

Laluu, kita pergi ke Prambanan. Keren sih, tapi ga ada yang begitu membekas di sini. Naik tangga kayak manjat auw. Dan di tanaman-tanaman dipinggirnya, ada daftar nama-nama orang, dan gue melihat diantaranya adalah.. SUBIyanto, dan ada apaa gitu yang ada TIKNOnya. Setelah itu kita ke Grafika tercinta yang makanannya membuat kita pintar (iyuhh).

Pulangnya pake bus, diputer lagu-lagu fenomenal yang diantaranya adalah O Box Part 2 nya Joshua (Obok s you know it). Terus ada apaa gitu Emmy Labib. Dan yang fenomenal Hikayat Cinta-nya Dewi Persik dan Glenn Fredly. Sensual, lekukisme overload, uget-uget menggoda auwch. Semua ada di situ.

Setelah itu kita belanja yeahhh. Ada yang baju 45 ribu malah ditawar jadi 20 ribu. Gedek dah. Terus yaa i bought a lot of things, dan gue yang belom makan mampir ke McD. The chicken and french fries tasted so delicious that time entah mengapa. Sekali lagi setelah itu kita tidur bertiga di tempat tidur ukuran kawin.

Hari setelahnya, kita pergi ke SMA Taruna Nusantara. Gue bertemu temen lama yang homo yang bernama Edsel dan tampangnya masih homo dan gay berat (jahat ya gue). Disana waouw. Tampaknya sangat disiplin. bayangin meeen, cewek rambutnya harus pendek (padahal gue bercita-cita berambut panjang) dan cowok harus botak berjambul asoy gitu dech, dan ini menyulitkan gue karena gue susah ngebedain tampang cowok kalo semuanya botak . Terus kita sharing blablabla dan nonton pertandingan persahabatan yang seru. Yang menarik di SMA Tarnus ini adalah.. adanya ekskul breakdance, yang... Interesting and Entertaining. Terus ada pertunjukan dari kakak-kakak ekskul saman dan dazzling yang kompak dan keren.

Terus kita pulang pake pesawat, dan di dalem pesawat sempet ada sedikit masalah, yaitu cuaca jelek. Dan gue jadi flashback, keinget perjalanan bersama keluarga gue ke Padang. Cuacanya juga jelek dan paraah banget, pesawatnya sampe gonjang-ganjing dancing di awan-awan gelap malam gitu deh. Saat itu nenek gue bilang ke gue jangan takut dengan muka ketakutan dan tangan berkeringat. Terus adek gue bilang, "Kak, pesawatnya bakal jatoh ya? KITA BAKAL MATI YA?" dengan muka excited dan girang. Dan gue cuma bisa bengong.

And yeah, then we landed In sooo many ways. Rasanya setelah itu kayak kembali ke kenyataan ck.

Dan maaf, kali ini nggak ada foto karena batre kamera udah mau mati waktu itu dan gue ga bawa charger ck.

Thursday, January 29, 2009

Jogja Trip 1st day

yak semuanya, saya kembali dari jogja dengan selamat.

Jadi, apa yang sebenernya baru terjadi? Di Labsky, setiap tahun pasti ada study tour, dan tradisinya (iya ga sih?) kelas 10 kemana keeek, kelas 11 ke Jogja, dan kelas 12 ke Bali. Berhubung saya aksel, akhirnya saya pun mbelesit ke jogja. Tapi saya bersyukur karena kakak-kakak kelas 11nya baik hati dan tidak sombong semua, sehingga kita merasa cukup nyaman. Daan, berikut ini adalah ceritanya..

1st day - 26/01

Biasa, dasar saya pemalas, baru bener-bener packing menjelang siang padahal sorenya harus berangkat bzt. Akhirnya blablabla dan saya pun sampai di stasiun gambir yang notabene ga rapih-rapih amat iyuhh. Disana saya membawa adik dan bokap, dan adik saya bikin saya naik darah.


Awalnya, saya mengira konsumsi di sana tidak bakal begitu baik, tapi ternyata oh my god, kita dapet KFC yang cute. Terus blablabla dan kita naik ke kereta, dan saya ngemil
kinder bueno di sana sampe temen-temen saya eneg ngeliatnya. Keretanya? GA ENAK BUAT TIDUR. saya hanya sempat kehilangan kesadaran selama beberapa saat, dan sekitar jam 12, saya mencoba untuk tidur dengan selimut menutupi kepala. Dan ketika otak udah redup, saya mendengar suara-suara dari luar, dan ternyata... muka tidur tanpa muka saya direkam dan sekarang saya menunjukkan muka. Tenaga saya habis.

Kita pun nyampe di jogja, dan berpindah ke bus. Lalu, kita ke Grafika yang..
iyuhh. just iyuhh. Semua berbondong-bondong menunggu giliran mandi, dan saya cuma ganti baju doang. Setelah itu pun kita ke Batan, dan otak rasanya dijejelin di situ. Daaan, yang agak lumayan, kita ke keraton. Disana senggaknya terasa lebih kayak jogja apalagi setelah dari batan. Kita pun ke hotel ibis, yang menurut gue lumayan terlalu bagus buat study tour macem gini hehehe. Kamarnya wuaoww, kayak kamar bulan madu. Mana di sebelah hotelnya ada plaza dan McD pula.

Setelah itu pun, kita menuju ke Sendratari Ramayana, dan disana kita ngeliat beberapa pertunjukan. Yang pertama saman labsky yang menghibur hati, dan yang kedua.. Barongsai. Awalnya cuma ada panjang-panjang mirip naga yang diputer-puterin, terus muncul orang berjubah (?) naga, setelah itu.. muncul anak bertopeng babi, dan tampang babinya GAY ABIS GA NAHAN. JALANNYA GEMULAY PULA. terus dia ngasih semacem kartu merah gitu deh ke para penonton. terus ada naga kecil lewat dan kartu-kartu itu dimakan. kiyut.

Photobucket

oh lord, dia melihatku, DIA MELIHATKU


Setelah itu, dimainkanlah Ramayana, yang membuat gue terkesima dengan kegemulayan penarinya, bahkan yang gahar-gahar itu pun pas nari masih gemulay namun tetap gahar (?) khuel. Dan satu lagi yang menarik perhatian saya, KAKI COWOK-COWOKNYA MULUS KINCLONG TAK BERBULU. Dan sebenernya saya tidak begitu memperhatikan ceritanya, yang penting gemulay dan menghibur. yeah.

Photobucket

GRAWRRR


Daaaan kembalilah kita menuju hotel, dan setelah itu saya dan sarita mampir ke Circle K tercinta dan membeli beberapa cemilan, terus kembali ke hotel, daaan, ketika saya menaiki lift yang tadinya dinaikiPAK UCUP dan beberapa kakak-kakak saptraka, jleb. GUE. KEJEPIT. LIFT. Dan pas di momen itu, saya teringat akan Suster Gepeng dan Mister Gepeng. Saya langsung berpikir dalam hati;

"Ahhh, kalau saya mati sekarang, saya akan jadi Ms. Gepeng
-nya Hotel Ibis Yogyakarta. Lalu ketika tahun teman-teman saya di sini, saya akan mencuri makanan dan mentowel-towel nakal mereka ketika di lift, oh indahnya"

Oke, pikiran saya tidak jadi kenyataan, Sarita yang baik hati memencet tombol buka lift dan saya pun langsung tergeletak di lift sembari berteriak "astaghfirullahalazim ya allah", dan Pak Ucup tercinta pun datang dengan senyum PK sambil sok heroik menahan lift dan berkata "Marsha, ada apa ini ribut sekali". Kayaknya, memang, sensor lift tidak mempan kepada saya.

Setelah itu pun saya tidur bertiga bersama teman-teman saya di tempat tidur berukuran kawin itu.